Senin, 12 Juni 2017

Kamela


Degup hati berawal mimpi
Merebut senyum bagai revolusi
Lika-liku seorang diri
Sampai mendapat cinta sejati

Kucurahkan segalanya padamu, Kamela
Berharap teduh wajahmu jawaban dari semuanya
Suara tawamu candu berat bagiku
Aku butuh rehabilitasi dalam hatimu

Bolehkah aku menyombongkan diri, Kamela?
Berkecamuk perang antar kaum Adam
Untuk mengambil tahta di hatimu
Siapa yang menduga akulah pemenangnya

Sekarang, mari kita susun ulang
Apa-apa yang sudah kita jalani
Segala hal yang menyebabkan perangai
Hingga rindu yang semakin menjadi


Sesekali aku berkata lirih, ingin bersamamu sampai ajal menghampiri dan diatas surga nanti

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Entri Populer