Aku benci pada matamu
Disana lahir anak-anak senja
Bercengkrama dengan iblis dalam kelopakku
Lalu senyummu yang dikulum
Dengan gingsul khasmu yang aku tak tahu fungsinya
Apakah untuk merobek daging
Atau merobek hatiku hingga luluh
Lakumu yang anggun dalam kesendirian
Namun berlagak menguasai dunia jika bersua dengan teman-temanmu
Orang bilang engkau lugu dan natural
Aku mengganggapmu berbeda
Engkau seperti kesalahan yang dulu pernah kulakukan
Namun pada orang yang berbeda
Tumbuh kelaklah jadi wanita mempesona
Jangan kau kelilingi dirimu dengan duri seperti mawar
Karena engkau bunga semanggi
Karena tiap racun ada penawar
Engkau berhak merekahkan senyumku
Menantangku berpikir dan menerka alam semestamu
Namun, aku belum jatuh cinta kepadamu
Tapi bolehkah aku?
Reach me on another account:
Facebook: Muhammad Rivky Goesvi
Twitter: @Rivkygoesvi
Instagram: @rivkygoesvi
Steller: rivkygoesvi
Disana lahir anak-anak senja
Bercengkrama dengan iblis dalam kelopakku
Lalu senyummu yang dikulum
Dengan gingsul khasmu yang aku tak tahu fungsinya
Apakah untuk merobek daging
Atau merobek hatiku hingga luluh
Lakumu yang anggun dalam kesendirian
Namun berlagak menguasai dunia jika bersua dengan teman-temanmu
Orang bilang engkau lugu dan natural
Aku mengganggapmu berbeda
Engkau seperti kesalahan yang dulu pernah kulakukan
Namun pada orang yang berbeda
Tumbuh kelaklah jadi wanita mempesona
Jangan kau kelilingi dirimu dengan duri seperti mawar
Karena engkau bunga semanggi
Karena tiap racun ada penawar
Engkau berhak merekahkan senyumku
Menantangku berpikir dan menerka alam semestamu
Namun, aku belum jatuh cinta kepadamu
Tapi bolehkah aku?
Reach me on another account:
Facebook: Muhammad Rivky Goesvi
Twitter: @Rivkygoesvi
Instagram: @rivkygoesvi
Steller: rivkygoesvi
0 komentar:
Posting Komentar