menakjubkan! sebuah negara yang
memisahkan diri dari negara induknya sekarang tengah bersusah-payah membangun
pondasi negaranya. bagaimana tidak susah? rakyatnya hanya peduli pada
kepentingan akademisnya, itupun jika ingin peduli dengan negara harus ada
tekanan dari rakyat yang lebih tua. ah bosan! padahal rakyat tua hanya jago
omong belaka, tapi rakyat yang muda malah tak tahu etika! lalu, orang-orang
disini “sadar” pada negara jika ada acara
musik, atau sebuah pertunjukan yang mereka sebut “inaugurasi” dan menyambut
rakyat baru setiap pertengahan tahun. omong-omong, negara ini diatur oleh
rakyat, untuk rakyat, dari rakyat, tapi melalui persetujuan orang-orang
dekanat. sangat lucu bukan?
penggemar
bola ping-pong yang suka lihat sepak takraw, ditulis dalam keadaan bergairah
setelah melihat acara wisuda.