Minggu, 26 Agustus 2018


menakjubkan! sebuah negara yang memisahkan diri dari negara induknya sekarang tengah bersusah-payah membangun pondasi negaranya. bagaimana tidak susah? rakyatnya hanya peduli pada kepentingan akademisnya, itupun jika ingin peduli dengan negara harus ada tekanan dari rakyat yang lebih tua. ah bosan! padahal rakyat tua hanya jago omong belaka, tapi rakyat yang muda malah tak tahu etika! lalu, orang-orang disini “sadar” pada negara jika ada  acara musik, atau sebuah pertunjukan yang mereka sebut “inaugurasi” dan menyambut rakyat baru setiap pertengahan tahun. omong-omong, negara ini diatur oleh rakyat, untuk rakyat, dari rakyat, tapi melalui persetujuan orang-orang dekanat. sangat lucu bukan?


penggemar bola ping-pong yang suka lihat sepak takraw, ditulis dalam keadaan bergairah setelah melihat acara wisuda.

SPADI


Apa hebatnya mahasiswa
Terkhusus ia yang belajar di jurusan “tua”
Padahal nabi-nabi keilmuannya melejit hebat
Mahasiswanya? terkadang sedikit lambat
Ah! Mereka kan bagus kuliahnya
Ujar mahasiswa jurusan bawah
Padahal, nyatanya
Mahasiswa jurusan tua hanyalah hebat teori belaka
Kuliah di lapangan pun belum tentu bisa

Dosennya sibuk proyek
Mahasiswanya merengek-rengek
Meminta nilai A
Duh, kita kan calon kaum pekerja
Yang hanya bersenjatakan ijazah
Atau, gelar wisuda
Ya..itu terserah anda

Tapi, ada mukjizat lain di jurusan ini
Yang selalu ribut karna berebut wifi
Dengan mahasiswa basi
Yang masih mondar-mandir disini
Di jurusan Sosiologi



Pembenci Labor Sosiologi Karena Bukunya Susah Dicuri Lagi, Dua Puluh Enam Bulan Delapan Dua K Delapan Belas

Romansa Epistemologi




Dari tataran ide menurun menjadi tataran praksis
Logosentrisme yang engkau puja
Sementara nihilisme mencerca

Membuka perspektif situasi
Maupun senjata bagi yang berkehendak untuk berkuasa
Muak aku!

Tumpah-ruah pikiran kritis
Dibungkam pun tak mau duduk manis
Hanya ingin Marxis

Muak aku!
Dogma-dogma teologis
Yang terkadang sadis
Dalam keadaan miris
Dengan tahap positivis yang romantis

Pengikut

Entri Populer